Demografi Desa Sibetan

Kondisi Fisik

Desa Sibetan dengan luas wilayah 11,25 km2 sebagian besar merupakan lahan kering/tegalan yaitu 912,616 Ha, sedangkan sisanya dipergunakan sebgai lahan pekarangan, persawahan dan lahan lainnya. Desa Sibetan terletak pada ketinggian 400 – 500 meter di atas permukaan laut dengan kemiringan antara 3-45 mengarah keselatan

Batas – Batas Wilayah

Batas – batas wilayah Desa Sibetan :

  • Sebelah Utara : Desa Jungutan
  • Sebelah Barat : Desa Duda Timur
  • Sebalah Selatan : Desa Selumbung
  • Sebelah Timur : Desa Bebandem

Orbitasi Desa

Untuk mengetahui letak/ jarak Desa Sibetan dengan Pusat – Pusat Ekonomi dan pemerintah yang ada di Bali dapat disimak sebagai berikut:

  • Jarak Desa Sibetan – Pasar Telaga : 2 Km
  • Jarak Desa Sibetan – Kecamatan Bebandem : 2 Km
  • Jarak Desa Sibetan – kabupaten Karangasem : 7 Km
  • Jarak Desa Sibetan – Bandara : 78 Km

Iklim dan Curah Hujan

Desa Sibetan beriklim sub tropis, dengan curah hujan per Tahun rata – rata 2000 – 2500 mm, yaitu musim hujan dari bulan Oktober s/d April dan kemarau bulan April s/d Oktober, dengan suhu udara minumum 23 derajat celcius dan maksimum 29 derajat celcius

Kependudukan

Jumlah Pendudk Desa Sibetan tahun 2019 adalah sebagai berikut :

  • Jumlah KK : 2.186 KK
  • Jumlah Penduduk : 8.725 Jiwa dengan penduduk

Laki                      : 4.342 jiwa

Perempuan         : 4.383 Jiwa

Jumlah rumah tangga miskin desa Sibetan sebagi berikut

 

Tabel. 1

Jumlah rumah Tangga Miskin menurut Banjar

No Banjar Jumlah RTM
( 1 ) ( 2 ) ( 3 )
1

2

3

4

5

6

7

8

9

10

Banjar Kalanganyar

Banjar Telaga

Banjar Dukuh

Banjar Pengawan

Banjar Telutug

Banjar Kutabali

Banjar Brahmana

Banjar Triwangsa

Banjar Kreteg

Banjar Tengah

55

45

24

54

36

58

3

6

28

35

JUMLAH 344

Sumber : Statistik Desa Sibetan 2013

 

Tabel 2

Jumlan Penduduk menurut Banjar

No Br. Dinas Jmlh KK Jumlah Laki Jumlah Perempuan Jumlah Jiwa Ket
( 1 ) ( 2 ) ( 3 ) ( 4 ) ( 5 ) ( 6 ) ( 7 )
1 Berahmana 49 91 130 221
2 Triwangsa 170 338 310 648
3 Kreteg 198 376 377 753
4 Tengah 375 635 664 1299
5 Telutug 240 559 576 1.135
6 Pengawan 377 773 691 1.464
7 Telaga 252 496 506 1002
8 Dukuh 114 249 316 565
9 Karanganyar 244 475 479 954
10 Kutabali 167 350 334 684
Jumlah 2186 4342 4383 8726

Sumber : Statistik Desa Sibetan 2010

 

Tabel 3

Jumlah Penduduk menurut umur

No Umur ( tahun ) Laki Perempuan Jumlah
( 1 ) ( 2 ) ( 3 ) ( 4 ) ( 5 )
1 0 – 4 213 194 407
23 5 – 9 321 295 616
4 10 – 14 321 291 612
5 15 – 19 292 288 508
6 20 – 24 344 318 662
7 25 – 29 378 372 750
8 30 – 34 386 349 735
9 35 – 39 413 365 778
10 40 – 44 341 267 608
11 45 – 49 267 311 578
12 50 – 54 222 255 477
13 55 – 59 199 183 382
14 60 – 64 145 143 288
15 65 – 69 154 147 306
16 70 – 74 108 139 247
17 75 – 79 59 104 163
18 80 – 84 150 143 293
19 Ø  85 300 232 532

Sumber : Statistik Desa Sibetan 2010

 

Keadaan Sosial Desa Sibetan

Kebudayaan daerah Desa Sibetan , tidak terlepas dan diwarnai oleh Agama Hindu dengan konsep “Tri Hita Karana” (hubungan yang selaras, seimbang dan serasi antara manusia dengan Tuhannya, manusia dengan manusia dan manusia dengan lingkungannya). Hubungan sosial masih sangat baik dengan diselenggaraknya gotong  royong pembersihan tempat – tempat umum sebagai wujud  paiketan, pasikian pasubayan  paras paros salunglung sabayan taka sarpanaya.

Sebagai pemersatu ditengah gempuran sosial ekonomi yang mengelobal maka desa Sibetan menyelenggarakan kegiatan kerja bakti dan gotong royong juga sebagai wujud partisifasi seluruh komponen terhadap hasil – hasil pembangunan di Desa Sibetan.

Potensi yang paling besar yang ada di Desa Sibetan adalah pertanian salak dan agro salak sibetan, serta sektor pariwisata budaya dan sepiritual :

 

Tabel .4

Potensi Desa Sibetan

No Sumber daya alam Mata pencaharian masyarakat

 

Pendidikan Kesehatan Ekonomi
( 1 ) ( 2 ) ( 3 ) ( 4 ) ( 5 ) ( 6 )
1

 

2

 

3

Pertanain salak

 

Sumber mata air

 

Obek wisata

Bertani

 

Berdagang

 

Beternak

 

Kerajinan

SD

 

SMP

 

SMA

 

PT

Puskesmas pembantu

 

Posyandu

 

 

Bidan Desa

Poskesdes

Anyaman bambu

 

Anyaman ate

 

Batu tabas

 

Payung Bali

 

Industri

Sumber : Statistik Desa Sibetan 2010

Keadaan Ekonomi

Struktur perekonomian Desa Sibetan , masih bercorak agraris yang menitikberatkan pada sektor pertanian. Hal ini didukung oleh  penggunaan lahan pertanian masih mempunyai porsi yang terbesar sebanyak 80 % dari total penggunaan lahan desa. Juga  80 % mata pencaharian penduduk menggantungkan hidup pada sektor pertanian. Pada sektor ini komoditi yang menonjol sebagai hasil andalan adalah Tanaman salak, padi dan palawija. Beberapa sektor ekonomi yang tergolong economic base dan menonjol di samping sektor pertanian adalah, perdagangan, industri rumah tangga ( anyaman ) dan pengolahan serta sektor Agro pariwisata

Pada sektor perdagangan  palen – palen hasil bumi Sedangkan fasilitas pasar yang ada di desa Sibetan , yaitu  Pasar Telaga dan kalanganyar.

Pada sektor industri rumah tangga dan pengolahan termasuk didalamnya adalah kerajinan anyaman bambu, ate dan pembuatan payung Bali, pembuatan Batako

Pada sektor jasa, yang menonjol adalah tumbuhnya lembaga/istitusi keuangan mikro berupa Koperasi, LPD, berkembangnya kelompok – kelompok tani  sebagai pendukung ekonomi desa. Hal ini diharapkan akan membawa dampak positif dalam perkebangan ekonomi desa secara keseluruhan. Disamping itu sektor jasa yang lain adalah buruh bangunan dan buruh angkutan.

Sektor industri pariwisata yang berkembang di desa Sibetan juga diharapkan mampu mendorong perkembangan ekonomi desa secara keseluruhan. Karena sektor ini mempengaruhi perkembangan sektor-sektor yang lainnya.

 

Kondisi Pemerintahan  Desa

Pembagian Wilayah Desa

Desa sibetan dibagi dalam 10 Banjar Dinas yaitu :1). Banjar Dinas Telaga, 2).Banjar Dinas Dukuh, 3). Banjar Dinas Karanganyar,4). Banjar Dinas Telutug, 5) Banjar Dinas Triwangsa,6) Banjar Dinas Berahmana, 7) Banjar Dinas Kreteg,8) Banjar Dinas Kutabali, 9). Banjar Dinas Pengawan 10). Banjar Dinas Tengah. Desa Sibetan berada dalam wilayah adat/pakraman Sibetan,Pakraman Sibetan mewilayahi dua Desa Dinas yaitu Desa Dinas Sibetan dan Desa Dinas Jungutan.Desa Adat/Pakraman Sibetan diketuai oleh Seorang Kelian Desa Adat/Bendesa Adat, sedangkan dimasing – masing Banjar juga dikenal dua pemerintahan yaitu adat dan Dinas,Struktur Dinas Diketuai oleh seorang Kelian Banjar Dinas, dan di struktur adat diketuai oleh seorang Kelian Banjar Adat yang bertanggung jawab langsung kepada kelian desa adat/ Bendesa Pakraman.

Batas – batas wilayah Desa dinas ditandai dengan tapal batas antar Desa sedangkan batas wilayah Banjar Dinas ditandai dengan tapal batas Banjar Dinas, Sedangkan tapal batas desa adat ditandai/ dibatasi dengan pura penyatur yang terletak di batas – batas desa pakraman.

Kondisi wilayah Desa Sibetan secara umum telah dituangkan dalam peta desa yang menggambarkan kondisi wilayah serta batas – batas wilayah secara kedinasan dalam upaya untuk memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat

 

Pengaduan Online!